Cegah Pendangkalan Alur, Sediment Trap Pulau Baai Tekan Endapan Pasir Hingga 80 Persen

Avatar photo

- Jurnalis

Minggu, 8 Februari 2026 - 18:29 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

NARASIDEMOKRASI – Pendangkalan alur pelayaran menjadi tantangan utama bagi banyak pelabuhan di Indonesia, termasuk Pelabuhan Pulau Baai Bengkulu. Namun, keberadaan sediment trap dinilai mampu menekan masalah tersebut secara signifikan.

General Manager PT Pelabuhan Indonesia (Persero) Regional 2 Bengkulu, Dr. Dimas Rizky Kusmayadi, menyebut sediment trap berperan penting dalam memerangi pendangkalan yang disebabkan endapan pasir laut.

“Sediment trap menjadi kunci dalam penanggulangan pendangkalan alur pelayaran. Efektivitasnya sudah terlihat nyata di lapangan,” ujar Dimas.

Ia menjelaskan, struktur ini dirancang khusus untuk menangkap pasir sebelum mencapai pintu alur. Dengan mekanisme tersebut, sebagian besar pasir laut dapat dikendalikan dan tidak mengganggu jalur kapal keluar masuk pelabuhan.

Hasil evaluasi menunjukkan, sediment trap mampu mencegah hingga sekitar 80 persen endapan pasir agar tidak masuk ke pintu alur pelayaran. Angka ini dinilai sangat membantu dalam menjaga kedalaman alur sesuai standar keselamatan.

Baca Juga :  Bukti Nyata Kepedulian Pembangunan Daerah. PT Bio Nusantara Teknologi Serahkan Rp2 Miliar untuk Masjid Agung Benteng 

Meski demikian, masih terdapat sekitar 20 persen sedimen yang lolos dan mengendap di area pintu alur. Volume sedimen yang lolos tersebut diperkirakan mencapai 2.000 kubik pasir per hari.

“Masih ada sekitar 20 persen sedimen yang lolos. Ini tetap kami kelola melalui pemeliharaan rutin,” kata Dimas.

Pemeliharaan tersebut dilakukan agar sisa endapan pasir tidak menumpuk dan menyebabkan pendangkalan yang berisiko bagi aktivitas pelayaran. Upaya ini menjadi bagian dari strategi berlapis dalam menjaga fungsi pelabuhan.

Keberhasilan sediment trap juga ditandai dengan terbentuknya daratan baru akibat akumulasi pasir. Daratan seluas sekitar 30 hektare kini muncul di sisi pintu alur pelayaran, menjadi bukti bahwa pasir laut berhasil dialihkan dari jalur kapal.

Baca Juga :  Hutama Karya Fokus Tingkatkan Layanan Tol, Pastikan Keamanan dan Kenyamanan Pengguna Tol Bengkulu–Taba Penanjung

Ke depan, pasir yang tertangkap dan membentuk daratan tersebut akan dimanfaatkan untuk mendukung infrastruktur pelabuhan, khususnya dalam penanggulangan abrasi di area penahan gelombang menuju kolam pelabuhan.

Langkah ini dinilai strategis karena tidak hanya menyelesaikan persoalan pendangkalan, tetapi juga memberikan nilai tambah bagi pengelolaan kawasan pelabuhan.

Dengan sistem sediment trap yang terus dioptimalkan, Pelabuhan Pulau Baai diharapkan dapat mempertahankan kelancaran arus logistik dan aktivitas maritim. Upaya ini sekaligus menunjukkan keseriusan pengelola pelabuhan dalam mengantisipasi tantangan alam yang terus berlangsung.

Penulis : Windi Junius

Editor : Redaksi

Berita Terkait

Hutama Karya Fokus Tingkatkan Layanan Tol, Pastikan Keamanan dan Kenyamanan Pengguna Tol Bengkulu–Taba Penanjung
Tiket Mahal dan Penerbangan Penuh, Pemprov Bengkulu Minta Maskapai Tambah Jadwal
Terungkap! Ini Penyebab Tiket Pesawat Bengkulu Melejit hingga Rp5,6 Juta
DAMRI Tetap Layani Bengkulu–Enggano, Jadi Andalan Warga di Tengah Keterbatasan Armada
Tiket Pesawat Bengkulu–Jakarta Tembus Rp5,6 Juta, Penumpang Kaget: “Ini Sudah Tidak Masuk Akal!”
Longsor Putuskan Akses Lebong Utara–Pinang Belapis, TNI dan Warga Buka Jalan Secara Gotong Royong
Pemprov Bengkulu Siapkan Jalan Khusus Batu Bara, Solusi Atasi Kerusakan Jalan Umum
Zakat Rp283,7 Juta Jadi Bukti Komitmen Sosial PT SIL Grup Untuk Desa Penyangga 
Berita ini 4 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 18 April 2026 - 17:30 WIB

Hutama Karya Fokus Tingkatkan Layanan Tol, Pastikan Keamanan dan Kenyamanan Pengguna Tol Bengkulu–Taba Penanjung

Senin, 13 April 2026 - 18:28 WIB

Tiket Mahal dan Penerbangan Penuh, Pemprov Bengkulu Minta Maskapai Tambah Jadwal

Jumat, 10 April 2026 - 21:54 WIB

Terungkap! Ini Penyebab Tiket Pesawat Bengkulu Melejit hingga Rp5,6 Juta

Kamis, 9 April 2026 - 20:10 WIB

DAMRI Tetap Layani Bengkulu–Enggano, Jadi Andalan Warga di Tengah Keterbatasan Armada

Rabu, 8 April 2026 - 20:04 WIB

Tiket Pesawat Bengkulu–Jakarta Tembus Rp5,6 Juta, Penumpang Kaget: “Ini Sudah Tidak Masuk Akal!”

Berita Terbaru