Zakat Rp283,7 Juta Jadi Bukti Komitmen Sosial PT SIL Grup Untuk Desa Penyangga 

Avatar photo

- Jurnalis

Selasa, 17 Maret 2026 - 21:54 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BENGKULU – PT Sandabi Indah Lestari (SIL) Grup kembali menunjukkan komitmennya dalam menjalankan tanggung jawab sosial perusahaan. Melalui program zakat mal tahun 1447 Hijriah/2026, perusahaan ini menyalurkan Rp283,7 juta kepada 2.837 penerima di 73 desa penyangga.

Langkah ini mempertegas bahwa perusahaan tidak hanya berfokus pada aktivitas bisnis, tetapi juga berupaya membangun hubungan yang harmonis dengan masyarakat sekitar.

Manager HRDGA PT SIL Grup, Mhd Ridho Andrian, menyampaikan bahwa zakat merupakan bagian penting dari komitmen perusahaan dalam menciptakan keseimbangan antara kegiatan usaha dan tanggung jawab sosial.

“Ini adalah bentuk kepedulian kami. Kami ingin tumbuh bersama masyarakat, bukan hanya sebagai perusahaan, tetapi juga sebagai bagian dari lingkungan sosial,” ujarnya.

Penyaluran zakat ini dilakukan kepada dua kelompok utama, yakni masyarakat desa penyangga dan tenaga kerja borongan. Dari total penerima, sebanyak 2.177 orang merupakan masyarakat sekitar dengan nilai zakat Rp217,7 juta. Sedangkan 660 tenaga kerja borongan menerima Rp66 juta.

Baca Juga :  Longsor Putuskan Akses Lebong Utara–Pinang Belapis, TNI dan Warga Buka Jalan Secara Gotong Royong

Distribusi zakat dilakukan di berbagai unit operasional perusahaan, termasuk Kebun PT Bio, Kebun LBB, Kebun Ketahun, Kebun Seluma, dan PKS K3. Kebun LBB menjadi wilayah dengan jumlah penerima terbesar.

Menurut Ridho, penyaluran zakat dilakukan secara transparan dan melalui proses pendataan yang ketat. Hal ini dilakukan untuk memastikan bantuan benar-benar tepat sasaran.

“Pendataan kami lakukan secara detail agar zakat ini tepat sasaran dan memberi dampak maksimal,” katanya.

Program zakat ini juga menjadi bagian dari strategi perusahaan dalam menciptakan keberlanjutan sosial atau social sustainability. Dengan menjaga hubungan baik dengan masyarakat, perusahaan berharap operasional dapat berjalan lancar dan minim konflik.

Baca Juga :  Saksi Ahli Terdakwa Tegaskan Fraud Bisa Diproses Hukum Meski Kerugian Kecil

Selain itu, program ini juga menjadi sarana untuk memperkuat kepercayaan masyarakat terhadap perusahaan. Kepercayaan tersebut dinilai penting dalam mendukung keberlangsungan usaha jangka panjang.

Momentum menjelang Idulfitri dipilih sebagai waktu penyaluran zakat karena dianggap paling tepat. Pada periode ini, kebutuhan masyarakat meningkat, sehingga bantuan dapat dirasakan lebih signifikan.

Kehadiran PT SIL Grup melalui program zakat ini menunjukkan bahwa perusahaan dapat menjadi bagian dari solusi sosial di daerah. Tidak hanya berkontribusi dalam pembangunan ekonomi, tetapi juga dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Dengan langkah ini, PT SIL Grup berharap dapat terus memperkuat hubungan dengan masyarakat dan menjadi perusahaan yang tidak hanya besar secara bisnis, tetapi juga kuat secara sosial.

Penulis : Windi Junius

Editor : Redaksi

Berita Terkait

Pulau Baai Jadi Nadi Logistik Bengkulu, Pelindo Pastikan Arus Kapal Tetap Lancar
Pemkab Bengkulu Tengah Perkuat Benteng Pesisir, Tanam 1.000 Mangrove dan Lepas 100 Tukik
Saksi Ahli Terdakwa Tegaskan Fraud Bisa Diproses Hukum Meski Kerugian Kecil
Saksi Ahli yang Dihadirkan Terdakwa Justru Perkuat Dakwaan Jaksa dalam Kasus Dugaan Penggelapan Dana CV Pupuk
Tambang Batu Bara Ilegal Kembali Jadi Sorotan, Diduga Akibatkan Sungai Lemau Tercemar
KH ES Mubarok Hipnotis Ribuan Jamaah di Bengkulu Tengah, Pesan Persatuan Untuk Kemajuan
Kehadiran KH ES Mubarok Jadi Kado Spiritual HUT Bengkulu Tengah ke-18
Sadesahe dan Sriduri, Warisan Program Sosial Mardiyono untuk Bengkulu
Berita ini 50 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 26 Agustus 2026 - 15:46 WIB

Pulau Baai Jadi Nadi Logistik Bengkulu, Pelindo Pastikan Arus Kapal Tetap Lancar

Selasa, 28 Juli 2026 - 21:05 WIB

Pemkab Bengkulu Tengah Perkuat Benteng Pesisir, Tanam 1.000 Mangrove dan Lepas 100 Tukik

Kamis, 9 Juli 2026 - 18:44 WIB

Saksi Ahli Terdakwa Tegaskan Fraud Bisa Diproses Hukum Meski Kerugian Kecil

Kamis, 9 Juli 2026 - 18:40 WIB

Saksi Ahli yang Dihadirkan Terdakwa Justru Perkuat Dakwaan Jaksa dalam Kasus Dugaan Penggelapan Dana CV Pupuk

Sabtu, 27 Juni 2026 - 20:19 WIB

Tambang Batu Bara Ilegal Kembali Jadi Sorotan, Diduga Akibatkan Sungai Lemau Tercemar

Berita Terbaru