NARASIDEMOKRASI – Kehadiran ulama nasional KH. ES Mubarok dalam rangkaian Hari Ulang Tahun (HUT) ke-18 Kabupaten Bengkulu Tengah menjadi magnet tersendiri bagi masyarakat. Ribuan jamaah memadati halaman Pendopo Bukit Kandis, Selasa (23/6/2026), untuk mendengarkan tausiyah yang disampaikan ulama asal Jawa Barat tersebut.
Sejak pagi, masyarakat dari berbagai kecamatan terlihat berdatangan untuk mengikuti Istigasah Akbar dan ceramah agama yang menjadi salah satu agenda utama peringatan HUT Kabupaten Bengkulu Tengah. Antusiasme masyarakat menunjukkan besarnya perhatian terhadap sosok KH. ES Mubarok yang dikenal sebagai pendakwah nasional dengan gaya ceramah yang santun, sejuk, dan mudah diterima berbagai kalangan.
Dalam tausiyahnya, KH. ES Mubarok mengajak masyarakat untuk menjadikan kebersamaan sebagai kekuatan utama dalam membangun kehidupan bermasyarakat. Menurutnya, perbedaan yang ada tidak boleh menjadi penghalang untuk bersatu dalam mewujudkan kemajuan daerah.
“Kita boleh berbeda latar belakang, suku, maupun pandangan. Tetapi ketika berbicara tentang kemajuan daerah dan kesejahteraan masyarakat, maka semuanya harus bersatu dalam satu tujuan yang sama,” ujarnya di hadapan ribuan jamaah.

Pesan tersebut mendapat sambutan hangat dari masyarakat yang mengikuti kegiatan hingga selesai. Banyak jamaah mengaku terkesan dengan materi ceramah yang disampaikan karena tidak hanya berisi pesan keagamaan, tetapi juga motivasi untuk memperkuat persaudaraan dan semangat membangun daerah.
KH. ES Mubarok juga mengingatkan pentingnya menjaga akhlak, memperkuat keimanan, serta membangun budaya saling menghormati dalam kehidupan sehari-hari. Menurutnya, kemajuan suatu daerah tidak hanya diukur dari pembangunan fisik, tetapi juga kualitas moral masyarakatnya.
Ia menilai Bengkulu Tengah memiliki potensi besar untuk berkembang jika seluruh elemen masyarakat mampu menjaga persatuan dan mendukung program pembangunan yang dijalankan pemerintah daerah.
Kehadiran KH. ES Mubarok dalam peringatan HUT ke-18 Kabupaten Bengkulu Tengah dinilai memberikan energi positif bagi masyarakat. Tausiyah yang disampaikan tidak hanya menjadi sarana memperkuat spiritualitas, tetapi juga membangkitkan optimisme untuk bersama-sama membawa Bengkulu Tengah menuju masa depan yang lebih baik.
Ribuan jamaah yang hadir tampak khusyuk mengikuti seluruh rangkaian kegiatan. Doa bersama yang dipimpin KH. ES Mubarok menjadi penutup kegiatan yang berlangsung penuh kehangatan dan kekeluargaan.
Penulis : Windi Junius
Editor : Redaksi








