Hutama Karya Fokus Tingkatkan Layanan Tol, Pastikan Keamanan dan Kenyamanan Pengguna Tol Bengkulu–Taba Penanjung

Avatar photo

- Jurnalis

Sabtu, 18 April 2026 - 17:30 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Hutama Karya, jalan tol, JTTS, Bengkulu, infrastruktur, transportasi, Sumatera, layanan publik

Hutama Karya, jalan tol, JTTS, Bengkulu, infrastruktur, transportasi, Sumatera, layanan publik

BENGKULU – Di tengah belum berlanjutnya pembangunan Jalan Tol Bengkulu–Lubuklinggau pada tahun 2026, PT Hutama Karya (Persero) tetap menunjukkan komitmennya dalam menjaga kualitas layanan dan operasional jalan tol Bengkulu–Taba Penanjung.

Melalui Divisi Operasi dan Pemeliharaan Jalan Tol (OPT) Regional Sumbagsel, Hutama Karya saat ini mengelola jaringan jalan tol sepanjang 346 kilometer. Infrastruktur ini menjadi tulang punggung mobilitas masyarakat dan distribusi logistik lintas provinsi di wilayah Sumatera.

Kepala Regional Sumbagsel PT Hutama Karya, Arief Yeri Krisnanto, menegaskan bahwa meskipun pembangunan tol Bengkulu belum dilanjutkan pada tahun ini, pelayanan terhadap pengguna jalan tetap menjadi prioritas utama perusahaan.

“Fokus kami saat ini adalah memastikan seluruh ruas tol yang sudah beroperasi dapat memberikan pelayanan terbaik, baik dari sisi keamanan, kenyamanan, maupun kelancaran lalu lintas,” ujarnya dalam kegiatan media gathering bersama awak media di Bengkulu, Sabtu 18 April 2026.

Dari total panjang jalan tol yang dikelola, sebanyak 292 kilometer telah beroperasi secara penuh, sementara 54 kilometer lainnya masih berstatus fungsional. Sejumlah ruas strategis yang menjadi andalan di antaranya Terbanggi Besar–Kayu Agung sepanjang 189 kilometer, Indralaya–Prabumulih 64 kilometer, Indralaya–Palembang 22 kilometer, serta Bengkulu–Taba Penanjung sepanjang 17 kilometer.

Baca Juga :  Penasihat Hukum Soroti Audit Kerugian Negara dalam Kasus PTM Bengkulu

Selain itu, ruas Palembang–Betung sepanjang 54 kilometer juga difungsikan secara terbatas untuk mendukung kelancaran arus lalu lintas pada periode tertentu, seperti saat terjadi peningkatan mobilitas kendaraan.

Untuk memastikan keamanan pengguna jalan, Hutama Karya telah menyiagakan 127 unit armada operasional di berbagai titik strategis. Armada ini terdiri dari kendaraan patroli, derek, hingga layanan darurat yang siap membantu pengguna jalan dalam kondisi tertentu.

Tak hanya itu, sebanyak 995 petugas layanan operasional juga disebar di seluruh ruas tol guna memastikan respons cepat terhadap berbagai situasi di lapangan.

Dalam hal pengawasan, Hutama Karya memanfaatkan teknologi modern dengan mengoperasikan 560 unit CCTV yang terhubung secara real-time. Sistem ini memungkinkan pemantauan kondisi jalan secara langsung, sehingga potensi gangguan dapat segera diantisipasi.

Baca Juga :  Skema Baru Lalu Lintas Pasar Minggu, Pengendara Wajib Masuk Lewat KZ Abidin 1

Selain itu, terdapat 29 unit Variable Message Sign (VMS) yang digunakan untuk memberikan informasi cepat kepada pengguna jalan, mulai dari kondisi lalu lintas hingga peringatan dini terkait situasi tertentu di jalan tol

Dari sisi kenyamanan, Hutama Karya juga terus melengkapi fasilitas pendukung. Saat ini tersedia 13 rest area permanen serta 2 rest area fungsional yang dapat dimanfaatkan oleh pengguna jalan untuk beristirahat.

Fasilitas ini menjadi bagian penting dalam mendukung perjalanan yang aman dan nyaman, terutama untuk perjalanan jarak jauh antarprovinsi.

Meski pembangunan Tol Bengkulu–Lubuklinggau belum dilanjutkan di tahun 2026, Hutama Karya memastikan bahwa rencana proyek tersebut tetap mengacu pada jalur awal tanpa perubahan rute.

“Rute baru tidak ada, dan masih rute lama,” tegas Arief.

Dengan pengelolaan yang terus ditingkatkan, Hutama Karya berupaya menjaga kepercayaan masyarakat sekaligus memastikan bahwa keberadaan jalan tol benar-benar memberikan manfaat nyata bagi pengguna.

Berita Terkait

Pemkab Bengkulu Tengah Perkuat Benteng Pesisir, Tanam 1.000 Mangrove dan Lepas 100 Tukik
Saksi Ahli Terdakwa Tegaskan Fraud Bisa Diproses Hukum Meski Kerugian Kecil
Saksi Ahli yang Dihadirkan Terdakwa Justru Perkuat Dakwaan Jaksa dalam Kasus Dugaan Penggelapan Dana CV Pupuk
Tambang Batu Bara Ilegal Kembali Jadi Sorotan, Diduga Akibatkan Sungai Lemau Tercemar
KH ES Mubarok Hipnotis Ribuan Jamaah di Bengkulu Tengah, Pesan Persatuan Untuk Kemajuan
Kehadiran KH ES Mubarok Jadi Kado Spiritual HUT Bengkulu Tengah ke-18
Sadesahe dan Sriduri, Warisan Program Sosial Mardiyono untuk Bengkulu
PHRI Bengkulu Bangkit dari Masa Vakum, Musda VI Jadi Langkah Awal Perkuat Industri Pariwisata
Berita ini 8 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 28 Juli 2026 - 21:05 WIB

Pemkab Bengkulu Tengah Perkuat Benteng Pesisir, Tanam 1.000 Mangrove dan Lepas 100 Tukik

Kamis, 9 Juli 2026 - 18:44 WIB

Saksi Ahli Terdakwa Tegaskan Fraud Bisa Diproses Hukum Meski Kerugian Kecil

Kamis, 9 Juli 2026 - 18:40 WIB

Saksi Ahli yang Dihadirkan Terdakwa Justru Perkuat Dakwaan Jaksa dalam Kasus Dugaan Penggelapan Dana CV Pupuk

Sabtu, 27 Juni 2026 - 20:19 WIB

Tambang Batu Bara Ilegal Kembali Jadi Sorotan, Diduga Akibatkan Sungai Lemau Tercemar

Selasa, 23 Juni 2026 - 19:44 WIB

KH ES Mubarok Hipnotis Ribuan Jamaah di Bengkulu Tengah, Pesan Persatuan Untuk Kemajuan

Berita Terbaru