RAKYATMERAHPUTIH – PT Bio Nusantara Teknologi menunjukkan komitmen untuk ikut membangun daerah bagi pelaku usah. Hal ini dibuktikan dengan menyalurkan hibah senilai Rp2 miliar untuk mendukung pembangunan Masjid Agung Bengkulu Tengah (Benteng)
Bantuan tersebut diserahkan langsung oleh General Manager PT Bio Nusantara Teknologi, Heru Wiratmana, dan diterima oleh Bupati Bengkulu Tengah, Rachmat Riyanto, di ruang kerja bupati pada Rabu 18 Februari 2026.
Penyerahan itu bukan sekadar seremoni, tetapi simbol kuat kolaborasi antara pemerintah daerah dan sektor swasta dalam membangun fasilitas publik yang bermanfaat luas.
Masjid Agung Bengkulu Tengah dibangun di Jalan Lintas Bengkulu–Kepahiang, tepatnya di Desa Ujung Karang, Kecamatan Karang Tinggi. Lokasinya sangat strategis karena berada di jalur utama dan dekat dengan kawasan Pendopo Bukit Kandis, pusat aktivitas pemerintahan dan kegiatan masyarakat. Kehadiran masjid ini diharapkan menjadi ikon baru sekaligus pusat pembinaan umat di daerah tersebut.
Bupati Rachmat Riyanto menegaskan bahwa pembangunan Masjid Agung bukan hanya proyek fisik semata, melainkan bagian dari upaya membangun peradaban dan memperkuat kehidupan sosial masyarakat. Menurutnya, masjid akan difungsikan sebagai pusat ibadah, pendidikan keagamaan, hingga ruang pertemuan sosial.
“Kita tidak bisa berjalan sendiri dalam membangun daerah. Dukungan dunia usaha seperti yang dilakukan PT Bio Nusantara Teknologi ini sangat membantu percepatan pembangunan,” ujar Rachmat.
Ia juga mengapresiasi kepedulian perusahaan yang dinilai konsisten mendukung berbagai program pembangunan di Bengkulu Tengah. Menurutnya, sinergi seperti ini menjadi contoh nyata bahwa kemajuan daerah memerlukan kerja bersama, bukan hanya bertumpu pada APBD.
Sementara itu, Heru Wiratmana menegaskan bahwa hibah Rp2 miliar tersebut merupakan bagian dari komitmen perusahaan dalam menjalankan tanggung jawab sosial. PT Bio Nusantara Teknologi, kata dia, ingin tumbuh bersama masyarakat dan memberi dampak positif di wilayah operasionalnya.
“Perusahaan harus hadir memberi manfaat. Kami berharap Masjid Agung ini nantinya menjadi kebanggaan masyarakat Bengkulu Tengah dan pusat kegiatan yang membawa kebaikan bersama,” ungkap Heru.
Ia menambahkan, hubungan harmonis antara perusahaan, pemerintah, dan masyarakat merupakan fondasi penting bagi keberlanjutan usaha. Dengan membangun komunikasi yang baik dan berkontribusi nyata, perusahaan berharap dapat terus menjadi mitra strategis pembangunan daerah.
Usai penyerahan hibah, rombongan pemerintah daerah bersama manajemen perusahaan meninjau langsung lokasi pembangunan. Di lapangan, sejumlah pekerja terlihat melanjutkan proses konstruksi. Progres pembangunan terus dikebut agar masjid dapat segera difungsikan.
Hibah Rp2 miliar dari PT Bio Nusantara Teknologi mempertegas peran sektor swasta sebagai mitra strategis pemerintah. Di tengah kebutuhan infrastruktur publik dan fasilitas sosial yang terus meningkat, dukungan seperti ini menjadi angin segar bagi percepatan pembangunan.
Masjid Agung Bengkulu Tengah nantinya diproyeksikan tidak hanya menjadi tempat ibadah, tetapi juga pusat aktivitas sosial, pendidikan, dan penguatan karakter generasi muda. Keberadaannya di jalur lintas utama diyakini akan memudahkan akses masyarakat dari berbagai kecamatan.
Sinergi pemerintah dan dunia usaha yang terbangun dalam proyek ini menunjukkan bahwa kolaborasi adalah kunci kemajuan. Ketika sektor swasta turut ambil bagian dalam pembangunan fasilitas publik, manfaatnya akan dirasakan langsung oleh masyarakat luas.
Dengan semangat kebersamaan, Masjid Agung Bengkulu Tengah diharapkan segera berdiri megah dan menjadi simbol kolaborasi yang membanggakan. Langkah PT Bio Nusantara Teknologi ini sekaligus mempertegas citra perusahaan sebagai entitas yang tidak hanya berorientasi pada bisnis, tetapi juga peduli terhadap pembangunan sosial dan keagamaan di Bengkulu Tengah.
Penulis : Windi Junius
Editor : Redaksi









