Mudik Gratis Lebaran 2026 Dibuka, 401 Bus Disiapkan untuk Ribuan Pemudik

Avatar photo

- Jurnalis

Sabtu, 7 Maret 2026 - 22:28 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

TRANSLOGISTIK – Program mudik gratis Lebaran 2026 yang diselenggarakan oleh Kementerian Perhubungan melalui Direktorat Jenderal Perhubungan Darat (Ditjen Hubdat) resmi dibuka sejak Minggu, 1 Maret 2026.

Program ini menjadi salah satu layanan yang paling dinanti masyarakat setiap menjelang Idul Fitri, terutama bagi mereka yang ingin pulang kampung tanpa harus mengeluarkan biaya transportasi.

Kuota peserta mudik gratis masih tersedia dan belum sepenuhnya terisi. Artinya, masyarakat yang ingin memanfaatkan program ini masih memiliki kesempatan untuk mendaftar.

Kepala Balai Pengelola Transportasi Darat (BPTD) Kelas III Bengkulu, Dinda, menyampaikan bahwa proses pendaftaran program mudik gratis dibuka selama dua pekan, yakni mulai 1 Maret hingga 15 Maret 2026.

“Pendaftaran dibuka setiap hari mulai pukul 08.00 WIB. Namun pendaftaran bisa ditutup lebih awal jika kuota harian telah terpenuhi,” ujar Dinda.

Program mudik gratis ini disiapkan pemerintah sebagai salah satu langkah untuk membantu masyarakat yang ingin pulang kampung dengan aman dan nyaman saat momentum Lebaran. Selain itu, program ini juga bertujuan mengurangi kepadatan kendaraan pribadi di jalan raya selama arus mudik.

Dengan adanya fasilitas transportasi gratis, diharapkan masyarakat lebih memilih menggunakan angkutan yang telah disediakan pemerintah sehingga perjalanan menjadi lebih tertib dan aman.

Pada penyelenggaraan tahun ini, Ditjen Hubdat menyiapkan sebanyak 401 unit bus untuk melayani pemudik dari berbagai daerah. Total kapasitas yang disediakan mencapai 15.834 penumpang.

Baca Juga :  Jokowi Minta ASEAN Tangani Masalah Muslim Rohingya di Rakhine State

Jumlah tersebut menunjukkan komitmen pemerintah dalam memfasilitasi masyarakat agar dapat pulang kampung dengan lebih mudah.

Program ini juga menjadi salah satu program mudik gratis terbesar karena menjangkau puluhan kota tujuan di Pulau Jawa dan Sumatera.

Secara keseluruhan, terdapat 34 kota tujuan yang tersebar di 10 provinsi yang dapat dipilih oleh peserta mudik gratis. Salah satu kota yang termasuk dalam daftar tujuan tersebut adalah Kota Bengkulu.

“Total ada 34 kota tujuan di 10 provinsi, termasuk Bengkulu,” jelas Dinda.

Program ini diharapkan dapat membantu masyarakat dari berbagai daerah untuk pulang ke kampung halaman dengan transportasi yang aman dan terorganisir.

Daftar Kota Tujuan Mudik Gratis

Sebanyak 34 kota tujuan telah ditetapkan dalam program mudik gratis Lebaran 2026 yang diselenggarakan Ditjen Hubdat. Kota-kota tersebut tersebar di berbagai wilayah di Pulau Jawa dan Sumatera.

Beberapa kota tujuan yang tersedia antara lain Palembang, Lampung, Bengkulu, Padang, Medan, dan Aceh.

Selain itu, terdapat pula sejumlah kota di Jawa Barat, Jawa Tengah, dan Jawa Timur yang menjadi tujuan perjalanan pemudik seperti Garut, Tasikmalaya, Cirebon, Kuningan, Semarang, Solo, dan Yogyakarta.

Kota lainnya yang juga masuk dalam daftar tujuan program ini antara lain Wonogiri, Purwokerto, Tegal, Pekalongan, Demak, Boyolali, Klaten, Pati, Blora, Cilacap, Wonosobo, Kebumen, Magelang, Wonosari, Jepara, Sragen, Madiun, Surabaya, Tuban, Malang, hingga Tulungagung.

Baca Juga :  Gelap Perang

Dengan banyaknya pilihan kota tujuan, masyarakat memiliki fleksibilitas untuk menentukan daerah tujuan sesuai dengan kampung halaman masing-masing.

Bagi masyarakat yang ingin mengikuti program mudik gratis ini, pendaftaran dilakukan secara online melalui laman resmi Kementerian Perhubungan.

Calon peserta cukup mengakses situs pendaftaran dan mengisi data yang diperlukan sesuai identitas resmi.

Langkah pertama yang harus dilakukan adalah mengunjungi laman nusantara.kemenhub.go.id.

Setelah itu, peserta dapat memilih menu pendaftaran mudik gratis Lebaran 2026 yang tersedia di halaman utama.

Selanjutnya, peserta diminta mengisi data diri sesuai dengan Kartu Tanda Penduduk (KTP) dan Kartu Keluarga (KK).

Setelah data terisi lengkap, peserta dapat memilih kota tujuan serta lokasi keberangkatan yang diinginkan.

Tahap berikutnya adalah menunggu proses verifikasi dari sistem. Apabila pendaftaran berhasil, peserta akan mendapatkan bukti registrasi yang harus disimpan sebagai syarat mengikuti program mudik gratis.

Pemerintah mengimbau masyarakat yang ingin mengikuti program ini agar segera melakukan pendaftaran.

Pasalnya, sistem akan secara otomatis menutup pendaftaran apabila kuota telah terpenuhi.

Dengan tingginya minat masyarakat terhadap program mudik gratis setiap tahunnya, kemungkinan besar kuota akan cepat terisi.

Karena itu, masyarakat disarankan untuk segera mendaftar agar tidak kehabisan kuota.

Program mudik gratis ini diharapkan dapat membantu masyarakat merayakan Lebaran bersama keluarga di kampung halaman dengan perjalanan yang lebih aman, nyaman, dan terjangkau.

Penulis : Windi Junius

Editor : Redaksi

Berita Terkait

Gelap Perang
Teknologi dan Pendampingan Jadi Kunci Sukses Program Kopi Merah Putih
Tunggal Putra Paceklik Gelar All England 25 Tahun, Ini Saran Untuk Jonatan dkk
Klasemen F1 2019 Usai Bottas Menangi GP Australia
Tontowi Ahmad/Liliyana Natsir Sabet Gelar Juara Dunia Kedua
Pergantian Jitu Luis Milla yang Mengantar Indonesia ke Semifinal
Jokowi Minta ASEAN Tangani Masalah Muslim Rohingya di Rakhine State
Demi Xpander, Mitsubishi Bakal Mengimpor Kembali Pajero Sport
Berita ini 14 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 7 Maret 2026 - 22:28 WIB

Mudik Gratis Lebaran 2026 Dibuka, 401 Bus Disiapkan untuk Ribuan Pemudik

Selasa, 3 Maret 2026 - 17:00 WIB

Gelap Perang

Sabtu, 7 Februari 2026 - 19:28 WIB

Teknologi dan Pendampingan Jadi Kunci Sukses Program Kopi Merah Putih

Minggu, 17 Maret 2019 - 08:48 WIB

Tunggal Putra Paceklik Gelar All England 25 Tahun, Ini Saran Untuk Jonatan dkk

Minggu, 17 Maret 2019 - 08:43 WIB

Klasemen F1 2019 Usai Bottas Menangi GP Australia

Berita Terbaru