Tiket Pesawat Bengkulu–Jakarta Tembus Rp5,6 Juta, Penumpang Kaget: “Ini Sudah Tidak Masuk Akal!”

Avatar photo

- Jurnalis

Rabu, 8 April 2026 - 20:04 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BENGKULU – Kenaikan harga tiket pesawat dari Bengkulu ke Jakarta dalam beberapa hari terakhir membuat calon penumpang geleng kepala. Lonjakan harga yang terjadi dinilai cukup drastis, terutama pada kelas bisnis yang tembus hingga Rp5,6 juta.

Kondisi ini terjadi di Bandara Fatmawati Soekarno Bengkulu. Sejumlah calon penumpang mengaku terkejut saat melihat harga tiket yang jauh di atas biasanya. Bahkan, kenaikan ini memicu keresahan karena dianggap memberatkan masyarakat yang ingin bepergian.

Salah satu maskapai yang menjadi sorotan adalah Batik Air. Harga tiket kelas bisnis untuk rute Bengkulu–Jakarta disebut mencapai Rp5,6 juta. Angka ini jauh lebih tinggi dibandingkan tarif normal sebelumnya.

General Manager Bandara Fatmawati Soekarno Bengkulu, Muhammad Haekal, membenarkan adanya lonjakan harga tersebut. Ia menjelaskan bahwa harga tinggi itu memang terjadi, namun hanya berlaku untuk kelas bisnis.

Baca Juga :  Kuasa Hukum: Kerugian Negara dan Lingkungan Seharusnya Tanggung Jawab PT RSM, Bukan Kontraktor

“Memang ada kenaikan hingga Rp5,6 juta, tapi itu untuk kelas bisnis. Untuk kelas ekonomi kenaikannya tidak terlalu besar, hanya beberapa persen,” ujar Haekal, Rabu (8/4/2026).

Meski demikian, kenaikan tetap dirasakan oleh masyarakat. Tiket kelas ekonomi yang sebelumnya berkisar Rp1,2 juta kini naik menjadi Rp1,4 juta hingga Rp1,5 juta. Kenaikan ini dianggap cukup signifikan bagi masyarakat umum.

Tak hanya soal harga, ketersediaan tiket juga menjadi masalah. Berdasarkan jadwal penerbangan, tiket untuk tanggal 9 April dilaporkan sudah habis di semua maskapai. Kondisi ini semakin memperparah situasi karena masyarakat tidak punya banyak pilihan.

Beberapa calon penumpang mengaku terpaksa menunda perjalanan karena harga yang tidak terjangkau. Ada juga yang memilih alternatif lain seperti perjalanan darat meski memakan waktu lebih lama.

Baca Juga :  Ratusan Warga Tarik Jaring Bersama di Pesisir Bengkulu, Tradisi Narik Pukek Akan Jadi Agenda Tahunan

Lonjakan harga ini juga menimbulkan pertanyaan di kalangan masyarakat. Banyak yang menilai kenaikan terlalu tinggi, apalagi terjadi dalam waktu singkat.

Pemerintah Provinsi Bengkulu pun turut menanggapi kondisi tersebut. Asisten II Pemprov Bengkulu, RA Denni, mengatakan pihaknya telah meminta maskapai untuk tidak menaikkan harga terlalu tinggi.

“Memang ada kenaikan, dan kami sudah meminta maskapai agar tidak melebihi batas. Tapi itu hanya sebatas imbauan karena bukan kewenangan pemerintah provinsi,” jelas Denni.

Kondisi ini menunjukkan bahwa masyarakat masih rentan terhadap fluktuasi harga transportasi udara. Tanpa intervensi langsung dari regulator, harga tiket sepenuhnya mengikuti mekanisme pasar.

Berita Terkait

Pemkab Bengkulu Tengah Perkuat Benteng Pesisir, Tanam 1.000 Mangrove dan Lepas 100 Tukik
Saksi Ahli Terdakwa Tegaskan Fraud Bisa Diproses Hukum Meski Kerugian Kecil
Saksi Ahli yang Dihadirkan Terdakwa Justru Perkuat Dakwaan Jaksa dalam Kasus Dugaan Penggelapan Dana CV Pupuk
Tambang Batu Bara Ilegal Kembali Jadi Sorotan, Diduga Akibatkan Sungai Lemau Tercemar
KH ES Mubarok Hipnotis Ribuan Jamaah di Bengkulu Tengah, Pesan Persatuan Untuk Kemajuan
Kehadiran KH ES Mubarok Jadi Kado Spiritual HUT Bengkulu Tengah ke-18
Sadesahe dan Sriduri, Warisan Program Sosial Mardiyono untuk Bengkulu
PHRI Bengkulu Bangkit dari Masa Vakum, Musda VI Jadi Langkah Awal Perkuat Industri Pariwisata
Berita ini 13 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 28 Juli 2026 - 21:05 WIB

Pemkab Bengkulu Tengah Perkuat Benteng Pesisir, Tanam 1.000 Mangrove dan Lepas 100 Tukik

Kamis, 9 Juli 2026 - 18:44 WIB

Saksi Ahli Terdakwa Tegaskan Fraud Bisa Diproses Hukum Meski Kerugian Kecil

Kamis, 9 Juli 2026 - 18:40 WIB

Saksi Ahli yang Dihadirkan Terdakwa Justru Perkuat Dakwaan Jaksa dalam Kasus Dugaan Penggelapan Dana CV Pupuk

Sabtu, 27 Juni 2026 - 20:19 WIB

Tambang Batu Bara Ilegal Kembali Jadi Sorotan, Diduga Akibatkan Sungai Lemau Tercemar

Selasa, 23 Juni 2026 - 19:44 WIB

KH ES Mubarok Hipnotis Ribuan Jamaah di Bengkulu Tengah, Pesan Persatuan Untuk Kemajuan

Berita Terbaru