Pasar Subuh Jalan Kedondong Disiapkan, Warga Tak Lagi Terjebak Macet Pagi Hari

Avatar photo

- Jurnalis

Sabtu, 7 Februari 2026 - 21:32 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

foto merupakan Editan: 
Pasar Subuh Jalan Kedondong disiapkan untuk mengurangi kemacetan dan menciptakan kenyamanan warga Kota Bengkulu.

foto merupakan Editan: Pasar Subuh Jalan Kedondong disiapkan untuk mengurangi kemacetan dan menciptakan kenyamanan warga Kota Bengkulu.

RAKYATMERAHPUTIH – Penataan Pasar Panorama membawa harapan baru bagi warga Kota Bengkulu. Pemerintah menyiapkan Pasar Subuh di Jalan Kedondong sebagai solusi untuk mengurangi kemacetan, parkir liar, dan kesemrawutan yang selama ini kerap terjadi pada pagi hari.

Aktivitas jual beli yang memanfaatkan trotoar dan badan jalan selama ini membuat arus lalu lintas tersendat. Kondisi tersebut tidak hanya mengganggu kenyamanan, tetapi juga berisiko bagi keselamatan pengguna jalan.

Melalui skema Pasar Subuh, aktivitas perdagangan akan diatur dengan waktu yang jelas, mulai pukul 17.00 WIB hingga maksimal pukul 07.00 WIB. Setelah itu, jalan harus bersih dan kembali difungsikan sebagai jalur umum.

Baca Juga :  Aliran Rp 9,5 Miliar diburu, Kasus PHL PDAM Bengkulu Masuk Babak Baru

Plt Kepala Dinas Perdagangan dan Perindustrian Kota Bengkulu, Alex Periansyah, menegaskan bahwa ketertiban dan kenyamanan warga menjadi perhatian utama pemerintah.

“Target kita sederhana. Pedagang bisa berjualan dengan tenang, pembeli nyaman, dan masyarakat tidak lagi terganggu kemacetan,” katanya.

Untuk mendukung hal tersebut, pemerintah akan memperbaiki jalan yang rusak, membenahi drainase agar tidak becek, serta memastikan penerangan jalan berfungsi optimal. Petugas juga akan disiagakan untuk mengatur parkir dan menjaga keamanan.

Alex menambahkan, pengawasan akan dilakukan secara rutin agar tidak ada pedagang yang kembali berjualan di luar zona yang telah ditentukan.

Baca Juga :  Tambang Rakyat Terjepit WIUP, Warga Lebong Menunggu Kepastian Hukum

“Kalau semua tertib, tidak perlu lagi ada penertiban berulang. Kota jadi lebih nyaman,” ujarnya.

Pasar Subuh tetap dipertahankan karena memiliki manfaat besar bagi masyarakat, terutama dalam memenuhi kebutuhan pangan dengan harga terjangkau. Penataan ini diharapkan menjadi contoh bagaimana pasar tradisional bisa berjalan selaras dengan ketertiban kota.

Dengan langkah ini, kawasan Panorama diharapkan berubah menjadi ikon belanja pagi yang rapi, bersih, dan ramah bagi semua pengguna jalan.

Penulis : Windi Junius

Editor : Redaksi

Berita Terkait

Hutama Karya Fokus Tingkatkan Layanan Tol, Pastikan Keamanan dan Kenyamanan Pengguna Tol Bengkulu–Taba Penanjung
Tiket Mahal dan Penerbangan Penuh, Pemprov Bengkulu Minta Maskapai Tambah Jadwal
Terungkap! Ini Penyebab Tiket Pesawat Bengkulu Melejit hingga Rp5,6 Juta
DAMRI Tetap Layani Bengkulu–Enggano, Jadi Andalan Warga di Tengah Keterbatasan Armada
Tiket Pesawat Bengkulu–Jakarta Tembus Rp5,6 Juta, Penumpang Kaget: “Ini Sudah Tidak Masuk Akal!”
Longsor Putuskan Akses Lebong Utara–Pinang Belapis, TNI dan Warga Buka Jalan Secara Gotong Royong
Pemprov Bengkulu Siapkan Jalan Khusus Batu Bara, Solusi Atasi Kerusakan Jalan Umum
Zakat Rp283,7 Juta Jadi Bukti Komitmen Sosial PT SIL Grup Untuk Desa Penyangga 
Berita ini 4 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 18 April 2026 - 17:30 WIB

Hutama Karya Fokus Tingkatkan Layanan Tol, Pastikan Keamanan dan Kenyamanan Pengguna Tol Bengkulu–Taba Penanjung

Senin, 13 April 2026 - 18:28 WIB

Tiket Mahal dan Penerbangan Penuh, Pemprov Bengkulu Minta Maskapai Tambah Jadwal

Jumat, 10 April 2026 - 21:54 WIB

Terungkap! Ini Penyebab Tiket Pesawat Bengkulu Melejit hingga Rp5,6 Juta

Kamis, 9 April 2026 - 20:10 WIB

DAMRI Tetap Layani Bengkulu–Enggano, Jadi Andalan Warga di Tengah Keterbatasan Armada

Rabu, 8 April 2026 - 20:04 WIB

Tiket Pesawat Bengkulu–Jakarta Tembus Rp5,6 Juta, Penumpang Kaget: “Ini Sudah Tidak Masuk Akal!”

Berita Terbaru