DPC PPP Bengkulu, Minta Konflik Pusat Diselesaikan

Avatar photo

- Jurnalis

Kamis, 5 Februari 2026 - 23:35 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Delapan DPC PPP Bengkulu mengaku serba salah menyikapi Musprov X. Mereka meminta konflik di tingkat pusat diselesaikan demi menjaga soliditas partai.

Delapan DPC PPP Bengkulu mengaku serba salah menyikapi Musprov X. Mereka meminta konflik di tingkat pusat diselesaikan demi menjaga soliditas partai.

RAKYATMERAHPUTIH – Penolakan delapan Dewan Pimpinan Cabang (DPC) PPP Bengkulu terhadap pelaksanaan Musyawarah Provinsi (Musprov) ke-X mencerminkan kegelisahan kader di tingkat daerah. Mereka mengaku berada dalam posisi sulit akibat konflik dan perbedaan sikap di tingkat pusat.

Juru bicara delapan DPC, Fepi Suhari, mengungkapkan bahwa kondisi tersebut membuat pengurus di daerah kebingungan dalam menentukan sikap. Di satu sisi, mereka wajib patuh terhadap kebijakan partai. Di sisi lain, muncul persoalan administrasi yang belum jelas.

“Kami seperti dihadapkan pada pilihan yang sama-sama berat. Ini situasi yang tidak nyaman bagi kader di daerah,” ujarnya.

Menurut Fepi, sebagai organ partai, DPC memiliki kewajiban untuk tunduk pada AD/ART dan Peraturan Organisasi. Namun hingga kini, mereka belum mendapatkan kejelasan mengenai AD/ART hasil Muktamar X yang telah disahkan pemerintah.

Baca Juga :  Cegah Korupsi Sejak Awal, Inspektorat Bengkulu Fokus Pengawasan Perencanaan

Selain itu, belum adanya penyempurnaan struktur organisasi di tingkat pusat juga menambah kebingungan. Kondisi ini dinilai berdampak langsung pada legitimasi kebijakan yang diturunkan ke daerah.

Fepi menegaskan bahwa delapan DPC yang menolak Musprov tidak bermaksud melawan pimpinan pusat. Mereka justru ingin menjaga marwah dan ketertiban organisasi agar berjalan sesuai aturan hukum.

“Kami tetap loyal kepada PPP sebagai partai. Bukan kepada individu atau kelompok tertentu,” tegasnya.

Ia juga menyampaikan bahwa delapan DPC hanya akan mengakui Muswil atau Musprov apabila diperintahkan secara bersama-sama oleh ketua umum dan sekretaris jenderal. Menurut mereka, hal tersebut penting untuk memastikan administrasi partai berjalan sah dan patut.

Lebih jauh, DPC PPP Bengkulu meminta elit partai di tingkat pusat untuk menurunkan tensi konflik dan menghadirkan suasana yang lebih sejuk. Perselisihan internal dikhawatirkan akan merugikan partai secara keseluruhan, terutama menjelang agenda politik mendatang.

Baca Juga :  Ratusan Warga Tarik Jaring Bersama di Pesisir Bengkulu, Tradisi Narik Pukek Akan Jadi Agenda Tahunan

“Kami ingin PPP tetap guyup, solid, dan fokus pada perjuangan partai, bukan terjebak konflik internal,” kata Fepi.

Meski Musprov X PPP Bengkulu telah digelar dan menghasilkan formatur, para DPC berharap masih ada ruang dialog untuk menyatukan kembali pandangan. Mereka menilai rekonsiliasi internal menjadi langkah penting agar roda organisasi berjalan normal.

Situasi ini menjadi pengingat bahwa kekuatan partai politik tidak hanya terletak pada keputusan pusat, tetapi juga pada kepercayaan dan kenyamanan kader di daerah. Tanpa komunikasi yang baik, perbedaan pandangan berpotensi melebar dan mengganggu stabilitas organisasi.

Penulis : Windi Junius

Editor : Redaksi

Berita Terkait

Hutama Karya Fokus Tingkatkan Layanan Tol, Pastikan Keamanan dan Kenyamanan Pengguna Tol Bengkulu–Taba Penanjung
Tiket Mahal dan Penerbangan Penuh, Pemprov Bengkulu Minta Maskapai Tambah Jadwal
Terungkap! Ini Penyebab Tiket Pesawat Bengkulu Melejit hingga Rp5,6 Juta
DAMRI Tetap Layani Bengkulu–Enggano, Jadi Andalan Warga di Tengah Keterbatasan Armada
Tiket Pesawat Bengkulu–Jakarta Tembus Rp5,6 Juta, Penumpang Kaget: “Ini Sudah Tidak Masuk Akal!”
Longsor Putuskan Akses Lebong Utara–Pinang Belapis, TNI dan Warga Buka Jalan Secara Gotong Royong
Pemprov Bengkulu Siapkan Jalan Khusus Batu Bara, Solusi Atasi Kerusakan Jalan Umum
Zakat Rp283,7 Juta Jadi Bukti Komitmen Sosial PT SIL Grup Untuk Desa Penyangga 
Berita ini 8 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 18 April 2026 - 17:30 WIB

Hutama Karya Fokus Tingkatkan Layanan Tol, Pastikan Keamanan dan Kenyamanan Pengguna Tol Bengkulu–Taba Penanjung

Senin, 13 April 2026 - 18:28 WIB

Tiket Mahal dan Penerbangan Penuh, Pemprov Bengkulu Minta Maskapai Tambah Jadwal

Jumat, 10 April 2026 - 21:54 WIB

Terungkap! Ini Penyebab Tiket Pesawat Bengkulu Melejit hingga Rp5,6 Juta

Kamis, 9 April 2026 - 20:10 WIB

DAMRI Tetap Layani Bengkulu–Enggano, Jadi Andalan Warga di Tengah Keterbatasan Armada

Rabu, 8 April 2026 - 20:04 WIB

Tiket Pesawat Bengkulu–Jakarta Tembus Rp5,6 Juta, Penumpang Kaget: “Ini Sudah Tidak Masuk Akal!”

Berita Terbaru