Harga Sembako Relatif Stabil, Polda Bengkulu Intensifkan Pengawasan Jelang Idul Fitri

Avatar photo

- Jurnalis

Kamis, 5 Februari 2026 - 23:55 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Hasil pemantauan Satgas Pangan menunjukkan harga sembako di Bengkulu relatif stabil. Polda Bengkulu terus intensifkan pengawasan jelang Idul Fitri.

Hasil pemantauan Satgas Pangan menunjukkan harga sembako di Bengkulu relatif stabil. Polda Bengkulu terus intensifkan pengawasan jelang Idul Fitri.

RAKYATBENGKULU – Kepolisian Daerah Bengkulu memastikan kondisi harga bahan kebutuhan pokok di wilayahnya masih relatif stabil menjelang bulan Ramadhan dan Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah. Hal tersebut diketahui dari hasil pemantauan yang dilakukan oleh Satuan Tugas Sapu Bersih Pelanggaran Harga, Keamanan, dan Mutu Pangan Tahun 2026.

Pemantauan dilakukan secara serentak di seluruh kabupaten dan kota, dengan melibatkan Subdit Indagsi Ditreskrimsus Polda Bengkulu, Bapanas, Disperindag, serta Bulog. Langkah ini menjadi bagian dari program rutin Polda Bengkulu untuk menjaga stabilitas harga dan ketersediaan bahan pokok.

Kasubdit Indagsi AKBP Herman Sopian menjelaskan bahwa meskipun terdapat fluktuasi harga pada beberapa komoditas, perubahannya tidak signifikan. Kondisi ini dinilai masih aman dan tidak memberatkan masyarakat.

Baca Juga :  Sadesahe dan Sriduri, Warisan Program Sosial Mardiyono untuk Bengkulu

“Harga bahan pokok seperti beras, minyak goreng, gula, cabai, bawang, daging ayam, dan daging sapi masih dalam kondisi wajar,” ujarnya.

Ia merinci, beras SPHP dijual Rp 65.000, Beras merk Kembang Kol Rp. 320.000/20 Kg, Minyak Kita Rp. 15.500/liter, Minyak kemasan Rp.19.500-20.000, Gula pasir Rp.17.500/Kg, Cabe merah kriting mulai dari Rp. 50.000 hingga Rp. 75.000/ kg, Bawang merah Rp. 40 ribu hingga Rp. 60 ribu/ kg, Bawang putih 50.000/ kg, Daging ayam Rp. 40.000/kg, Daging sapi segar Rp. 140.000/kg.

Meski harga relatif stabil, Polda Bengkulu tetap mengintensifkan pengawasan. Hal ini dilakukan untuk mencegah adanya lonjakan harga secara tiba-tiba akibat meningkatnya permintaan menjelang hari besar keagamaan.

Baca Juga :  Ratusan Warga Tarik Jaring Bersama di Pesisir Bengkulu, Tradisi Narik Pukek Akan Jadi Agenda Tahunan

Pengawasan juga difokuskan pada jalur distribusi, mulai dari distributor hingga pedagang eceran. Satgas memastikan tidak ada praktik penimbunan atau permainan harga yang dapat merugikan masyarakat.

Selain harga, kualitas dan keamanan pangan juga menjadi perhatian utama. Polda Bengkulu ingin memastikan bahwa bahan pangan yang dikonsumsi masyarakat aman dan sesuai standar.

“Kegiatan ini bukan hanya soal harga, tapi juga perlindungan konsumen. Masyarakat berhak mendapatkan pangan yang aman dan layak,” kata Herman.

Dengan pengawasan yang terus dilakukan, Polda Bengkulu berharap situasi pasar tetap kondusif hingga Idul Fitri. Masyarakat pun diimbau untuk berbelanja secara bijak dan tidak melakukan pembelian berlebihan.

Penulis : Windi Junius

Editor : Redaksi

Berita Terkait

Pemkab Bengkulu Tengah Perkuat Benteng Pesisir, Tanam 1.000 Mangrove dan Lepas 100 Tukik
Saksi Ahli Terdakwa Tegaskan Fraud Bisa Diproses Hukum Meski Kerugian Kecil
Saksi Ahli yang Dihadirkan Terdakwa Justru Perkuat Dakwaan Jaksa dalam Kasus Dugaan Penggelapan Dana CV Pupuk
Tambang Batu Bara Ilegal Kembali Jadi Sorotan, Diduga Akibatkan Sungai Lemau Tercemar
KH ES Mubarok Hipnotis Ribuan Jamaah di Bengkulu Tengah, Pesan Persatuan Untuk Kemajuan
Kehadiran KH ES Mubarok Jadi Kado Spiritual HUT Bengkulu Tengah ke-18
Sadesahe dan Sriduri, Warisan Program Sosial Mardiyono untuk Bengkulu
PHRI Bengkulu Bangkit dari Masa Vakum, Musda VI Jadi Langkah Awal Perkuat Industri Pariwisata
Berita ini 20 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 28 Juli 2026 - 21:05 WIB

Pemkab Bengkulu Tengah Perkuat Benteng Pesisir, Tanam 1.000 Mangrove dan Lepas 100 Tukik

Kamis, 9 Juli 2026 - 18:44 WIB

Saksi Ahli Terdakwa Tegaskan Fraud Bisa Diproses Hukum Meski Kerugian Kecil

Kamis, 9 Juli 2026 - 18:40 WIB

Saksi Ahli yang Dihadirkan Terdakwa Justru Perkuat Dakwaan Jaksa dalam Kasus Dugaan Penggelapan Dana CV Pupuk

Sabtu, 27 Juni 2026 - 20:19 WIB

Tambang Batu Bara Ilegal Kembali Jadi Sorotan, Diduga Akibatkan Sungai Lemau Tercemar

Selasa, 23 Juni 2026 - 19:44 WIB

KH ES Mubarok Hipnotis Ribuan Jamaah di Bengkulu Tengah, Pesan Persatuan Untuk Kemajuan

Berita Terbaru